kata kaka kelas gue "seorang penulis itu harus berusa menjadi penulis murni bukan sebagai editor. maksudnya kalau nulis jangan gampang menghapus pikiran apa yang mau kamu tulis, sedikit-sedikit di hapus, yang ada karyamu ga jadi-jadi." makasih sarannya ya mas, itu penting banget loh :) doakan semoga novelku cepet terbit ya :)
Blog ini adalah segala hal dari apa yang ada, fiksi, nonfiksi, atau sesuatu di antaranya. Dengan semangkuk wawasan pribadi saya tentang spiritualitas, sejumput ilmu pengetahuan, stoples isu lingkungan, beberapa rempah-rempah sastra, dan karung peristiwa sederhana dari kehidupan sehari-hari saya, ini adalah dapur 'telanjang' di mana setiap orang diundang untuk menonton bagaimana saya menyulap semua bahan.
Rabu, 20 Februari 2013
Sebuah Mimpi dan Realita
Mencari kerja demi eksistensi, atau mempertahankan mimpi demi idealisme? Kalau kalian dihadapkan pada kedua pilihan dari realitas hidup itu, mana yang akan kalian pilih?
Setiap dari kita punya mimpi, punya hobi, dan punya kata hati, tapi tak semua dari kita berkesempatan untuk menjadikan sebuah mimpi itu menjadi profesi. Itulah realitanya.
Kamis, 07 Februari 2013
Berinteraksi Lebih Lanjut
Berinteraksilah dengan Firman. Salah satu personil The Calang Boys di:
Twitter: https://twitter.com/FirmanAdiyatma
Fanpage: https://www.facebook.com/pages/The-Calang-Boys/183549918363486
Rabu, 06 Februari 2013
Nadya Fatira - A New World
these days are gonna be those days
which I'll look back with a happy smile
and a twinkle in my eyes
and life I'll never be the same
a different life than the one we've had
from our simple, fun, fairytales
it's strange, it's a new, new world
it's loud, it's a hectic world
and I miss my home, I miss myself
and I miss you
and yet, I finally found that love
inside my soul
and I jump in joy and I sing my heart away
your face is gonna be that face
that I'll lokk back with a loving smile
and a warm glow in my heart
and love ill never be the same
a kind of love that I hold so dear
yet I'm ready to let it go
will you remember how we are?
will you stay with me when I try
to be a better one for you?
in this new world..
which I'll look back with a happy smile
and a twinkle in my eyes
and life I'll never be the same
a different life than the one we've had
from our simple, fun, fairytales
it's strange, it's a new, new world
it's loud, it's a hectic world
and I miss my home, I miss myself
and I miss you
and yet, I finally found that love
inside my soul
and I jump in joy and I sing my heart away
your face is gonna be that face
that I'll lokk back with a loving smile
and a warm glow in my heart
and love ill never be the same
a kind of love that I hold so dear
yet I'm ready to let it go
will you remember how we are?
will you stay with me when I try
to be a better one for you?
in this new world..
Sabtu, 02 Februari 2013
Ketentuan dan tips untuk memperkuat daya pikat karya sastra
Setiap kata dalam karya sastra harus dipilih dengan cermat dan apik, setiap konflik dimunculkan dengan momen yang sudah diperhitungkan, setiap tokoh dan penokohan harus dideskripsikan dengan apik cermat dan dimunculkan dalam momen yang pas pada suatu konflik.
Kamis, 24 Januari 2013
What's Wrong With Me?
Posting pertama di tahun ini, 2013. Tahun yang terdengar aneh nan asing. Walaupun sempat beredar isu kiamat di tahun 2012 tapi pada keadaan aslinya itu tidak terjadi, tapi ini mungkin bisa dibilang kiamat bagiku.
IP, siapa sih yang nggak pernah dengar istilah itu? IP yang saya maksud di sini bukan "Internet Protocol" tapi "Indeks Prestasi", itu dia masalahnya, dan apa yang aku sebut kiamat? Itu adalah sesuatu yang berhubungan dengan IP itu sendiri.
Hari ini rasanya begitu pahit, IP memang belum keluar, tapi aku merasa gamang akan hasilnya nanti. sempat beberapa hari lalu mendapat kabar baik seputar nilai 2 mata kuliahku, hari ini aku terhempas dan jatuh tanpa parasut. "What's Wrong With Me?" Mungkin itulah istilah yang tepat bagiku karena aku tidak tahu mengapa semuanya harus terjadi. Aku kalut, risau, galau, gundah, dan sendu. Bagaimana ekspresiku nanti saat melihat IP ku? itu sama sekali tidak terpikirkan olehku, memikirkannya saja takut. Apalagi saat menghadapi realitanya nanti.
Tapi walau bagaimana pun, yang namanya "Realita" itu harus dihadapi. Bagaimana pun hasilnya nanti, aku pasrahkan kepada-Nya. Semoga ada keajaiban yang datang untukku. Secercah harapan.
IP, siapa sih yang nggak pernah dengar istilah itu? IP yang saya maksud di sini bukan "Internet Protocol" tapi "Indeks Prestasi", itu dia masalahnya, dan apa yang aku sebut kiamat? Itu adalah sesuatu yang berhubungan dengan IP itu sendiri.
Hari ini rasanya begitu pahit, IP memang belum keluar, tapi aku merasa gamang akan hasilnya nanti. sempat beberapa hari lalu mendapat kabar baik seputar nilai 2 mata kuliahku, hari ini aku terhempas dan jatuh tanpa parasut. "What's Wrong With Me?" Mungkin itulah istilah yang tepat bagiku karena aku tidak tahu mengapa semuanya harus terjadi. Aku kalut, risau, galau, gundah, dan sendu. Bagaimana ekspresiku nanti saat melihat IP ku? itu sama sekali tidak terpikirkan olehku, memikirkannya saja takut. Apalagi saat menghadapi realitanya nanti.
Tapi walau bagaimana pun, yang namanya "Realita" itu harus dihadapi. Bagaimana pun hasilnya nanti, aku pasrahkan kepada-Nya. Semoga ada keajaiban yang datang untukku. Secercah harapan.
Label:
Curhat,
IP,
Kisah Nyata,
Kuliah,
Teknik Metalurgi,
Untirta
Lokasi:
Cilegon, Indonesia
Selasa, 25 Desember 2012
Surat dari Nathan untuk Milli (Film: Milli & Nathan)
"Hari ini pastilah hari yang bahagia buat kamu... Aku ikut bahagia.... karena dari tempatku berada, aku yakin aku bisa melihatmu.... Melihat engkau tersenyum walaupun aku tak bisa melihatmu lagi....
Maafkan aku karena aku meninggalkanmu Milli.... tapi sebenarnya aku tak pernah benar-benar melakukannya.... aku pergi bukan untuk meninggalkanmu, tapi justru menjadi abadi bersamamu.
Aku bukan penulis, aku hanya ingin mengutip salah satu dari tulisanmu di novel pertamamu, dimana sang tokoh selalu merasa melewati jalan asing, mencari entah apa.Berlari, entah untuk apa.
Ratusan persimpangan dilewati, lalu di abaikan hingga kerinduan menjelma menjadi bayangan sepanjang perjalanan. Akulah tokoh itu dan kerinduanku akan menjadi bayanganku. Kerinduan pada suatu hari milik kita pada satu persimpangan dimana kita pertama kali bertemu."
Label:
Film,
Milli,
Milli dan Nathan,
Nathan,
surat Nathan untuk Milli
Senin, 24 Desember 2012
Langganan:
Postingan (Atom)






